Lokasi: Berita >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Berita6369 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/br184om43.html
Artikel Terkait
Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
BeritaDesa Kemudo mendirikan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah yang memiliki misi utama mengurangi jumlah sampah yang akan dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Limbah yang sudah dipilah kemudian disalurkan ke pihak ketiga untuk diolah kembali....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
BeritaDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
BeritaAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ronaldo Diledek Fans Al Hilal Usai Pesan Derby Riyadh
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Bojan Hodak Antar Persib ke Ambang Hattrick Juara
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terbaru
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
Tautan Sahabat
- Ibu Bastian Steel Menangis, Sitha Marino Ingin Tinggal Berdua
- Al Ghazali Jadi Ayah, El Rumi: Dulu Panggil Kakak
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
- Mischka Aoki Rilis Buku The University Blueprint
- Aurel Eks JKT48 Menangis Gugup Perankan Karakter Era 1946
- Komisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan
- D'MASIV Resmi Indie, Tinggalkan Label Musik Demi Mimpi
- Richard Lee Tetap Beraktivitas sebagai Tahanan
- Maia Estianty Haru Alyssa Daguise Melahirkan Normal
- Kolaborasi Band Rock dan Heri Santoso Bangkitkan Musik Daerah