Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Bisnis57455 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bpmbgyhso.html
Artikel Terkait
Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
BisnisSeorang wanita asal Bogor, Jawa Barat bernama Ayu viral setelah mengunggah pengakuan mengejutkan di media sosial. Ayu membongkar hubungan tidak sahnya dengan seorang pejabat berinisial R....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaSinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
BisnisSyakir Daulay, aktor, penyanyi, dan sutradara, kembali membintangi film religi terbaru yang ditulis oleh Jo Hyeon Suk dan Exan Zen. Film ini mengisahkan perjuangan seorang perempuan bernama Wati yang menuntut keadilan bagi adiknya, Anto, seperti dikutip dari laman resmi XXI....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPengacara Bantah Okin Punya Utang ke Rachel Vennya
BisnisPerseteruan Okin dan Rachel Vennya bermula dari sengketa rumah yang sempat memanas di media sosial. Polemik kepemilikan rumah yang awalnya diperuntukkan bagi anak pertama mereka, Xabiru, menjadi masalah saat keduanya sepakat menjual rumah di Kemang seharga Rp4,1 miliar....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
- Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan
- Syifa Hadju Ungkap Alasan Jarang Posting Usai Nikah dengan El Rumi
- Jadwal TV Rabu 13 Mei 2026: Lapor Pak! dan Cipung
- Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
Artikel Terbaru
Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
Dewi Perssik Tak Mau Damai dengan Pelaku Pencatutan Nama
Ahmad Dhani Sebut Laporan Lita Gading Naik Sidik
Rain Ring Bell Dinanti 4 Juta Penonton, Yang Yang Bintangi
Serial Every Year After Tayang 10 Juni 2026 Adaptasi Novel
Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
Tautan Sahabat
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa