Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita5918 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/boarnqsly.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
BeritaLagu Aku Cinta Kau dan Dia masuk dalam album Ideologi, Sikap, Otak yang dirilis pada 1998. Lirik lagu ini menceritakan tentang seseorang yang terjebak dalam perasaan cinta kepada dua orang sekaligus....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
BeritaEbrahim Azizi, Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, mengumumkan Teheran akan menerapkan sistem baru yang mengatur lalu lintas maritim melalui rute-rute tertentu di Selat Hormuz. Kapal-kapal yang menggunakan jalur tersebut nantinya akan dikenakan biaya sebagai bentuk pembayaran atas "layanan khusus" yang disediakan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIsrael Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
BeritaMenteri Pertahanan Israel mengumumkan keputusan pembangunan kompleks baru di kawasan dekat Bukit Amunisi, yang akan mencakup kantor perekrutan IDF, museum IDF, serta kantor Menteri Pertahanan. Pengumuman ini disampaikan dalam pernyataan bersama Kementerian Pertahanan dan pemerintah kota setempat....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
- Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- De Zerbi Targetkan Kemenangan Spurs di Stamford Bridge
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
Artikel Terbaru
Bhayangkara Presisi Lolos Final AVC Champions 2026
Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
Tautan Sahabat
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan