Lokasi: Berita >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Berita926 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/biky3nvd8.html
Artikel Terkait
Yusril Sebut Pemerintah Bisa Petik Hikmah dari Film Pesta Babi
BeritaYusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melarang pemutaran film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita di kampus-kampus Indonesia. Menurut Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan tersebut, larangan hanya berlaku di beberapa institusi tertentu, sementara di Universitas Mataram dan UIN Mataram, Lombok, film itu tetap diputar tanpa hambatan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaErupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera
BeritaGunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus hebat pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 07. 41 WIT dengan kolom abu mencapai 10....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSiklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
BeritaDonald Trump dan Xi Jinping telah bertemu enam kali sejak 2017 dan kembali menggelar pertemuan puncak terbaru di Beijing pada Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan pertama presiden AS ke China sejak 2017....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
- Sidang Isbat Idul Adha 2026 Live Streaming Hari Ini
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
Artikel Terbaru
Man United Incar Valverde Manfaatkan Kerenggangan Madrid
Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
Tautan Sahabat
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
- Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah