Lokasi: Berita >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 167 Teknologi Satelit
Berita1225 Dilihat
RingkasanBuku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas VI SD/MI membahas materi satelit dan pemanfaatannya dalam berbagai bidang, mulai dari komunikasi hingga pemantauan cuaca. Materi tersebut terdapat pada Bab 6 | Mengembara di Jagat Raya, tepatnya di bagian “Ayo, Membaca” dengan teks berjudul Satelit dan Teknologi Antariksa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-SD-belajar-di-sekolah-2.jpg)
Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas VI SD/MI membahas materi satelit dan pemanfaatannya dalam berbagai bidang, mulai dari komunikasi hingga pemantauan cuaca. Materi tersebut terdapat pada Bab 6 | Mengembara di Jagat Raya, tepatnya di bagian “Ayo, Membaca” dengan teks berjudul Satelit dan Teknologi Antariksa. Melalui materi ini, siswa diperkenalkan pada sejarah perkembangan teknologi ruang angkasa, termasuk peluncuran satelit pertama di dunia yang menjadi awal kemajuan teknologi antariksa.
Peserta didik juga belajar memahami bagaimana satelit bekerja dan mengapa keberadaannya sangat membantu aktivitas manusia sehari-hari. Pada bagian ini, siswa diminta membaca informasi mengenai sejarah satelit, jenis-jenis satelit, serta manfaat teknologi antariksa bagi kehidupan manusia. Kegiatan membaca tersebut bertujuan melatih kemampuan literasi peserta didik sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Siswa diajak menemukan informasi penting dari teks, memahami isi bacaan, kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan hasil pemahaman mereka sendiri. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya menambah wawasan sains, tetapi juga menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kehidupan nyata. Materi tentang satelit ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa terhadap dunia antariksa dan perkembangan teknologi masa depan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bhbvrvbdq.html
Artikel Terkait
Pimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
BeritaLalu menilai rentetan kerusuhan yang terus berulang menunjukkan lemahnya pengelolaan kompetisi dan pembinaan suporter di sepak bola nasional. Lalu menyoroti kericuhan suporter di Stadion Lukas Enembe setelah Persipura Jayapura gagal promosi, dan menegaskan tindakan tegas harus diambil agar insiden serupa tidak terulang serta mencoreng wajah sepak bola Indonesia....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
BeritaPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
BeritaPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Megawati Butuh Satu Poin Lagi, Jordan Wilson Bersinar
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Artikel Terbaru
Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Tanpa Ganda Campuran
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Tautan Sahabat
- Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
- BRIN Dorong Material Bangunan Ramah Lingkungan
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
- Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi