Lokasi: Olahraga >>
Verifikasi Rapor SPMB Jatim 2026 Dibuka Hari Ini
Olahraga66743 Dilihat
RingkasanProgram Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tata-Cara-Verifikasi-Rapor-SPMB-Jatim-2026.jpg)
Program Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan.
Pendaftaran dibagi dalam empat tahap utama secara daring. Tahap pertama untuk Jalur Domisili SMA/SMK dibuka pada 11-12 Juni 2026. Tahap kedua diperuntukkan bagi Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi Orang Tua/Wali, dan Jalur Prestasi Hasil Lomba SMA/SMK pada 17-18 Juni 2026. Tahap ketiga khusus Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA pada 24-25 Juni 2026, sedangkan Tahap keempat untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi. Verifikasi rapor menjadi perhatian penting bagi calon peserta didik karena kesalahan data nilai dapat memengaruhi proses seleksi nantinya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bgintryuj.html
Artikel Terkait
Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump
OlahragaMenteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengeklaim tujuan utama Amerika Serikat adalah memaksa perusahaan global dan mengendalikan jalur transit perdagangan dunia. Lavrov menyatakan AS telah mengadopsi dokumen doktrin yang menegaskan dominasi atas pasar energi, dengan ambisi mengendalikan setiap jalur pasokan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaDolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
OlahragaNilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar AS dengan kurs jual di Bank Indonesia hari ini tembus Rp17. 502,08 per dolar AS dan kurs beli sebesar Rp17....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
OlahragaSebanyak 504. 655 tiket telah terjual oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk periode keberangkatan 13–17 Mei 2026 hingga Selasa, 12 Mei 2026 pukul 10....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
Artikel Terbaru
Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
Tautan Sahabat
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
- Bea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
- Trump: AS Hentikan Perang Iran, Cegah Senjata Nuklir
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Israel Tangkap 5 Relawan, 4 WNI di Kapal GSF Rawan
- Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar