Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Bisnis87862 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/berw9vbw7.html
Artikel Terkait
I.League Siapkan Skema Baru, Kompetisi Sepakbola Lebih Padat
BisnisAsep Saputra, Direktur Kompetisi I. League, mengungkapkan pihaknya tengah menyusun kalender kompetisi yang lebih fleksibel agar klub dapat melakukan persiapan sejak dini....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaIDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
BisnisIDAI menilai kebijakan distribusi susu formula secara massal tanpa indikasi medis berpotensi bertentangan dengan rekomendasi kesehatan global, regulasi nasional, hingga prinsip perlindungan ASI eksklusif. Bagi masyarakat awam, isu ini bukan hanya soal pilihan susu untuk anak, melainkan berkaitan langsung dengan hak bayi mendapatkan ASI, risiko kesehatan jangka panjang, hingga arah kebijakan gizi nasional Indonesia ke depan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
BisnisDr. dr....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Daun Jambu Mete Disulap Jadi Kain Jutaan Rupiah, Diburu Turis
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Artikel Terbaru
Jaksa Kritik Vonis Bebas Oknum Polisi Aniaya Warga Majene
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Tautan Sahabat
- D'MASIV Resmi Indie, Tinggalkan Label Musik Demi Mimpi
- Orang Tua Paksa Target Prestasi, Les Seni Bikin Anak Stres
- Ivan Gunawan Cemburu, Ayu Ting Ting Sindir Kosong Tak Diisi
- Ardhito Pramono Puji Davina Karamoy, Tanda Serius Nikah
- Ibunda Alyssa Daguise Cerita Dampingi Persalinan Normal
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji di HUT ke-15 Nikah
- Inul Daratista Murka Dituding Oplas Hidung
- Netflix Rilis Trailer dan 6 Lagu Night Shift for Cuties
- Kuasa Hukum Sebut Itikad Insanul Fahmi di Kasus Mawa
- Dewi Perssik Kurban 2 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026