Lokasi: Olahraga >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Olahraga91 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bemjosalt.html
Artikel Terkait
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
OlahragaKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaWHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
OlahragaOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global setelah dugaan kasus wabah misterius menembus angka 500 dengan 130 kematian per Selasa (19/5/2026). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui keputusan ini diambil tanpa melalui sidang komite darurat resmi karena kecepatan dan skala epidemi yang mengkhawatirkan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Olahragadr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Tautan Sahabat
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- SAPA UMKM Resmi Diluncurkan, Fasilitasi Pembiayaan Pengusaha Kecil
- BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
- IHSG Melemah Usai Pidato Prabowo dan BI Rate Naik
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Bekatul Tak Lagi Sebelah Mata di Tangan Yulia
- IHSG Ambrol 3,37 Persen pada 21 Mei 2026
- Mendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik