Lokasi: Teknologi >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Teknologi3 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/b4bfw5hs0.html
Artikel Terkait
Operasi Udara Israel Targetkan Pemimpin Tertinggi Hamas
TeknologiSerangan udara Israel menghantam kawasan al-Rimal, Kota Gaza, pada Jumat (15/5/2026), menargetkan sebuah bangunan apartemen dan sebuah kendaraan di dekat lokasi. Layanan darurat Gaza melaporkan sedikitnya tujuh orang tewas dan lebih dari 50 lainnya terluka akibat insiden tersebut....
Baca SelengkapnyaKemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
TeknologiPemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir....
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
TeknologiDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Artikel Terbaru
Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Komentar
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Megawati Butuh Poin, Jordan Wilson Cemerlang di Luar Negeri
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Tautan Sahabat
- Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Rupiah Melemah, Ekspor Tambang Untung, Biaya Logistik Naik
- BRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan