Lokasi: Pendidikan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Pendidikan4846 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/azy3tcrpn.html
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Sebut Itikad Insanul Fahmi di Kasus Mawa
PendidikanTommy mengungkapkan alasan tersendiri yang membuatnya masih mau mengawal kasus pengusaha asal Medan, Sumatera Utara, Insanul, meskipun Mawa sebelumnya membongkar dugaan perselingkuhan dan melaporkan kasus tersebut. Tommy menyinggung soal itikad dari Insanul dalam menghadapi perkara ini, di mana dirinya menilai kliennya terus beritikad baik untuk menciptakan perdamaian sehingga Tommy tetap mendampingi....
Baca SelengkapnyaAvigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
PendidikanAvigan kembali menjadi sorotan setelah dipercaya sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan infeksi Hantavirus. Hantavirus merupakan kelompok virus berbahaya yang dapat memicu penyakit serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dan Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS)....
Baca SelengkapnyaEl Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
PendidikanEl Nino "Godzilla" merupakan istilah populer untuk fenomena super El Nino dengan intensitas sangat kuat yang dapat mengancam ketahanan pangan keluarga. Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- QRIS Digital Andalan UMKM, Transaksi Wisata Makin Praktis
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Artikel Terbaru
Ruben Onsu Kena Tipu Rp5,5 Miliar, Pelaku Kenal Raffi Ahmad
El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Tautan Sahabat
- Polri Target 1.500 SPPG, Ditpolairud Jaga Pasokan Pangan
- Ibadah Kenaikan Yesus 2026 di GPIB Immanuel Jakarta
- LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Residivis Pencuri HP Ditangkap Saat Korban Tidur
- Oditur Bacakan Tuntutan 3 Oknum TNI Pembunuh Kacab Bank
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- Imigrasi Buka Layanan Paspor di CFD Jakarta
- Brimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk
- Hercules Aniaya Anak Ahmad Bahar, Dilaporkan ke Polisi
- Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri Naik Pangkat Komjen