Lokasi: Teknologi >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Teknologi18 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/av092qval.html
Artikel Terkait
Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
TeknologiWasit Asker Nazhafaliev meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir saat situasi mulai memanas di Stadion Gelora BJ Habibie. Sekelompok pendukung membentangkan spanduk berukuran besar di tengah lapangan untuk menyampaikan protes kepada manajemen Pasukan Ramang....
Baca SelengkapnyaBPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
TeknologiBPOM mengambil langkah kehati-hatian dalam merespons usulan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mendorong pelarangan total vape di Indonesia. Sikap ini diambil setelah ditemukannya penyalahgunaan catridge vape sebagai alat konsumsi narkotika, namun BPOM menegaskan bahwa penyalahgunaan tersebut tidak ditemukan pada produk berpita cukai di toko-toko resmi, melainkan pada produk ilegal tanpa pita cukai....
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
TeknologiDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Artikel Terbaru
Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Skenari EVOS Gagal Lolos Playoff MPL S17 Terungkap
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Tautan Sahabat
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan