Lokasi: Properti >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Properti77 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/arv5frupi.html
Artikel Terkait
Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
PropertiManchester City sukses memangkas jarak menjadi hanya dua poin setelah kemenangan telak 3-0 atas Crystal Palace, namun pelatih asal Spanyol Pep Guardiola menekankan timnya harus tampil jauh lebih baik demi merebut mahkota juara. Kemenangan di Etihad Stadium, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB, menjadi modal penting bagi The Citizens....
【Properti】
Baca SelengkapnyaBPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
PropertiPenyakit kardiovaskular tidak hanya mematikan, tetapi juga membebani masyarakat dengan biaya pengobatan mahal dan akses layanan yang sulit dijangkau. Hal ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan Kick Off HUT ke-58....
【Properti】
Baca SelengkapnyaWHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
PropertiOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global setelah dugaan kasus wabah misterius menembus angka 500 dengan 130 kematian per Selasa (19/5/2026). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui keputusan ini diambil tanpa melalui sidang komite darurat resmi karena kecepatan dan skala epidemi yang mengkhawatirkan....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Manchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Pemkab Kuningan Bela Anggaran iPhone Rp200 Juta untuk Konten
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Artikel Terbaru
Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Tautan Sahabat
- DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
- Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
- Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
- Facebook Luncurkan Creator Fast Track, Kreator Raup Puluhan Juta
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
- Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
- Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air