Lokasi: Bisnis >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Bisnis65276 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ap2189fmb.html
Artikel Terkait
iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
BisnisCNET merilis hasil pengujian terbaru pada 14 Mei 2026 yang melibatkan 33 smartphone dari merek besar seperti Apple, Samsung, Google, Motorola, dan OnePlus. Semua perangkat diuji dalam kondisi baterai di bawah 10 persen sebelum proses pengisian dimulai....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPolda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Pidana Serikat Pekerja
BisnisLaporan dengan nomor LP/B/3446/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA teregister pada 13 Mei 2026 pukul 14. 23 WIB....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPolisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
BisnisYayasan menonaktifkan sementara kepala sekolah yang diduga terlibat kasus tertentu demi menjaga transparansi selama proses pemeriksaan internal berlangsung. Pihak yayasan dalam keterangan tertulis yang diterima TribunTangerang....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
- Warga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
- Penumpang Motor Tewas Terlindas Truk Kabur di Depok
- 5 Jurus Jakarta Wujudkan Kesejahteraan, Fokus Pendidikan
- Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
- LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
Artikel Terbaru
Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
Polda Metro Dalami Prostitusi Anak, Minta Warga Lapor
SMAN 112 Jakarta Perkuat Mitigasi Dua Tahun Pascakebakaran
Polda Metro Dalami Prostitusi Anak, Minta Warga Lapor
Seo Seung-jae Pulangkan Ubed di Thailand Open 2026
Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
Tautan Sahabat
- Dirut Terra Drone Minta Maaf, Minta Hukuman Ringan
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
- KKR Paskah Soroti Krisis Moral, Dorong Pemuda Agen Perubahan
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol
- Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
- Polri Target 1.500 SPPG, Ditpolairud Jaga Pasokan Pangan
- Polri Buru Pendana dan Penyewa Gedung Sindikat Judol Jakbar
- Polisi Selidiki Viral Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
- Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban