Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Kurikulum Merdeka
Kesehatan74 Dilihat
RingkasanGerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa, langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-14.jpg)
Gerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa,langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan.
Cara melakukan gerakan langkah biasa dalam gerak berirama dimulai dengan sikap berdiri tegak, kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan dengan lutut mengeper, kemudian diikuti kaki kanan dengan gerakan yang sama. Lakukan secara bergantian dan berirama sesuai dengan hitungan atau irama musik.
Gerakan langkah rapat dilakukan dengan berdiri tegak dan kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan, lalu tarik kaki kanan merapat ke kaki kiri. Gerakan ini diulang secara bergantian dengan irama yang tetap. Untuk mengayunkan satu lengan ke depan, berdiri tegak dengan kedua lengan lurus ke samping, lalu ayunkan satu lengan ke depan hingga setinggi bahu, kemudian kembali ke posisi semula dengan irama yang teratur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/aovah0esi.html
Artikel Terkait
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
KesehatanAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
Baca SelengkapnyaKeringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
KesehatanPemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan kebijakan keringanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026 untuk membantu masyarakat memenuhi kewajiban perpajakan daerah dengan lebih ringan. Insentif ini diharapkan mendorong wajib pajak membayar tepat waktu melalui Keputusan Gubernur Nomor 339 Tahun 2026 yang memberikan keringanan pokok PBB-P2 secara langsung tanpa perlu mengajukan permohonan....
Baca SelengkapnyaPolisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari JakTim
KesehatanPencurian sepeda motor dengan todongan senjata api terjadi di sebuah indekos di Jalan H. Naman, Pondok Kelapa....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
- Polisi Amankan 3 Pemuda Curi Kabel di Pademangan
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
- Dokter RS Semanggi Dilaporkan Diduga Malpraktik Ring Jantung
- Wardatina Mawa Bersyukur Setelah Berpisah dari Insanul Fahmi
- TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
Artikel Terbaru
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Polisi Bubarkan Balap Liar di Taman Mini Jakarta Timur
Arsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
Model Dibegal di Tol Kebon Jeruk, Kritis
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Helita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
Tautan Sahabat
- Video Menkeu Tawarkan Bantuan Modal, Kemenkeu Sebut Hoaks
- KPK Sita Ponsel Pengusaha Pacitan Citra Margaretha
- TAUD Laporkan Majelis Hakim Kasus Andrie Yunus
- Jurnalis Republika Kirim Video SOS Sebelum Ditangkap Israel
- Terdakwa Ibrahim Pejamkan Mata Sebelum Vonis Chromebook
- Brigjen Arif Budiman Resmi Jabat Kapolda Maluku Utara
- Kurban atau Aqiqah Dulu? Ini Prioritas Ibadah
- Purbaya Bela Ucapan Prabowo: Itu Hiburan Rakyat
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
- JNE Kecam Pembegalan Kurir, Apresiasi Ksatria di Bandung