Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup11 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/agtkudcgb.html
Artikel Terkait
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
Gaya HidupTurnamen sepak bola putri usia dini di Lapangan Bogowonto dan Lapangan Bola Jala Krida, Surabaya, melahirkan dua juara baru, yaitu SDN Pacarkeling V/186 B di kategori KU 12 dan SDN Manukan Kulon di kategori KU 10. Partai final KU 12 mempertemukan SDN Pacarkeling V/186 B melawan SDN Manukan Kulon dengan pertandingan sengit yang harus ditentukan lewat adu penalti....
Baca SelengkapnyaTelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
Gaya HidupWakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Republik Indonesia Angga Raka Prabowo meresmikan Sistem Kabel Laut Pukpuk bersama Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, perwakilan Konsul Papua Nugini di Jayapura Leon Galemo, Gubernur Papua yang diwakili L Christian Sohilait, dan CEO PNG DataCo Paul Komboi. Peresmian itu menjadi tonggak penting bagi TelkomGroup dalam memperkuat infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur....
Baca SelengkapnyaLegalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
Gaya HidupPemerintah mewacanakan legalisasi rokok tanpa pita cukai, namun Yenti Garnasih, pengamat hukum pidana, menilai pendekatan itu tidak tepat dan berisiko merusak fondasi penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, kebijakan fiskal harus diimbangi aspek hukum pidana, terutama dalam konteks kejahatan ekonomi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
- Rangkap Jabatan di Danantara Dinilai Ganggu Kinerja
Artikel Terbaru
Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
Tautan Sahabat
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- Emas Stabil, Tembaga Dinobatkan Logam Strategis Masa Depan
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM