Lokasi: Bisnis >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Bisnis2754 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/a97eupej3.html
Artikel Terkait
Clara Shinta Bongkar Isi Perjanjian Pranikah Larang Suami
BisnisKlausul larangan suami atau istri berkomunikasi dengan lawan jenis menjadi sorotan dalam sidang cerai Clara di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Kuasa hukum Clara, Moh....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPembubaran Film 'Pesta Babi' Dinilai Tutupi Ketidakadilan Papua
BisnisPolemik pembubaran dan pelarangan pemutaran film kembali mencuat di Indonesia. Wakil Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang Bidang Indonesia Timur, Natan Kuwan, memberikan respons tegas terkait insiden tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPolemik Cerdas Cermat, Ketua Komisi II Minta Juri Dicopot
BisnisRifqinizamy, alumni SMA Negeri 1 Pontianak, menyampaikan kekecewaan terhadap keputusan dewan juri yang dinilai keliru saat menilai peserta dari sekolah tersebut. Menurutnya, siswa SMA Negeri 1 Pontianak telah memberikan jawaban benar terkait mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), baik secara konstitusional maupun normatif, namun justru dinyatakan salah oleh juri....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Pendapatan Indonesia Lebih Rendah dari Kamboja, Prabowo Minta Instropeksi
- Menkum: Pendidikan Hak Warga Binaan, Sambo Raih S2
- Sejarah dan Makna Hari Reformasi 21 Mei
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Investigasi Tabrakan KRL dan Argo Bromo Masih Berlangsung
Artikel Terbaru
Hendra Pencuri Motor Ditangkap Polisi Usai Akad Nikah
Linda Susanti Tempuh Gelar Perkara Khusus Laporan KPK
Harta Nadiem Terancam Disita Jika Gagal Bayar Rp5,6 Triliun
Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
Tautan Sahabat
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
- Aktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Trump: AS Hentikan Perang Iran, Cegah Senjata Nuklir
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir