Lokasi: Travel >>
Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Mulai Akhir Mei
Travel744 Dilihat
RingkasanPendaftaran seleksi pertama untuk jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, dilanjutkan tingkat SD pada 8-19 Juni 2026. Informasi ini dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERUNDUNGAN-DI-SEKOLAH-Suasana-SMPN-19-Kota-Tangerang-Selatan.jpg)
Pendaftaran seleksi pertama untuk jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, dilanjutkan tingkat SD pada 8-19 Juni 2026. Informasi ini dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026. Calon peserta didik dan orang tua dapat mengakses persyaratan serta mekanisme pendaftaran melalui website resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel.
Jadwal SPMB ini mencakup seluruh jenjang pendidikan negeri di Kota Tangerang Selatan pada tahun ajaran 2026. Proses pendaftaran untuk jenjang SMP Negeri juga telah diatur dalam kalender yang sama, meskipun rincian tanggal spesifiknya belum dirilis dalam unggahan tersebut. Pemerintah daerah melalui Dikbud Tangsel mengimbau masyarakat untuk memantau terus informasi terbaru melalui kanal resmi guna menghindari kesalahan data.
Seluruh tahapan seleksi akan dilakukan secara online dengan sistem yang terintegrasi. Website resmi Dikbud Tangsel menjadi satu-satunya sumber valid untuk mengunduh formulir, syarat dokumen, dan jadwal verifikasi. Orang tua diharapkan segera menyiapkan berkas seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga, dan NISN untuk kelancaran proses pendaftaran anak.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/a41647f74.html
Artikel Terkait
Aurel Eks JKT48 Menangis Gugup Perankan Karakter Era 1946
TravelAurel terlibat dalam pagelaran musikal bertajuk 'Mar' produksi ArtSwara, ia berperan sebagai Neneng, anak pemilik warung kopi. "Menjadi karakter yang ada di tahun 1946 itu lumayan membuat saya harus melakukan riset, sebenarnya apa saja sih yang terjadi di tahun itu? Ada kesulitan, tapi akhirnya bisa dilalui," kata Aurel....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWagub Babel Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Hotel
TravelMajelis hakim Pengadilan Negeri (PN) menjatuhkan vonis 4 bulan penjara kepada terdakwa dan memerintahkan penahanan segera. Ketua majelis hakim menyatakan terdakwa "terbukti secara sah melakukan tindak pidana" saat membacakan putusan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Sorong 20 Mei: Hujan Ringan dan Kabut
TravelRabu (20/5/2026) besok, sejumlah distrik setingkat kecamatan di Kota Saat diperkirakan mengalami cuaca ekstrem berdasarkan pantauan terkini pada Selasa (19/5/2026) pukul 21. 10 WIB....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
- Prakiraan Cuaca Sulbar 21 Mei: Mamuju Berawan, Mamasa Hujan
- 8 Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Diduga Dibunuh OPM
- Pacu Jalur Kuansing 2026 Dimulai 14 Juni, Arena Disorot
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Panglima Jilah Temui Jokowi, Ajak Main Film Kolosal
Artikel Terbaru
Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih
Cuaca Malang dan Batu Besok, Hujan Siang-Malam
Peringatan Dini Hujan: Jawa Barat Waspada, Maluku Siaga
Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
Warga Banjar Bacok Ayah dan Tetangga, 1 Tewas
DPR Dorong Perizinan Sederhana Percepat Realisasi Investasi
Tautan Sahabat
- Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
- Pengamanan Ketat dan Rekayasa Lalin Jelang Laga Pamungkas Persib
- Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
- Imam Masjid Tersangka Penganiayaan di Palopo Terancam Bui
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- Pria di Surabaya Lecehkan Gadis Saat Nonton Festival
- Kiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
- Prakiraan Cuaca Banyumas 18 Mei 2026, Lima Kecamatan Diguyur Hujan
- Prank Laporan Bunuh Diri, Polisi dan Relawan Jadi Korban
- MPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar