Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Teknologi5624 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9zfcethzq.html
Artikel Terkait
Rekor Sir Alex Ferguson 41 Tahun di Skotlandia Tak Terkalahkan
TeknologiKlub sepak bola Skotlandia, Celtic, baru saja meraih gelar juara ke-56 sepanjang sejarah klub tersebut berdiri. Namun, perjalanan mereka musim ini tidak semudah sebelumnya karena Hearts hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan posisi....
Baca SelengkapnyaDPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
TeknologiFase pergerakan jemaah menuju Armuzna menjadi tahapan paling krusial dalam penyelenggaraan haji tahun ini, demikian disampaikan Singgih kepada wartawan, Minggu (17/5/2026). Singgih menilai potensi kepadatan jemaah dan cuaca ekstrem harus diantisipasi secara serius demi menjamin keselamatan jemaah, terutama bagi jamaah lanjut usia dan berisiko tinggi....
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Teknologidr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ayu Ting Ting Kepergok Gandeng Pria, Kiky Saputri Doakan
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Igor Tolic Sebut Gol Dramatis Bukti Persib Siap Hattrick
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Artikel Terbaru
Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Erin Eks Andre Taulany Minta Temui Rieke soal Kasus ART
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Tautan Sahabat
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun