Lokasi: Teknologi >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Teknologi98 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9vdf3exns.html
Artikel Terkait
Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
TeknologiSorotan tertuju kepada kekuatan tim-tim yang akan bertanding di ajang voli bergengsi. Bardia Saadat asal Iran memutuskan mundur karena mengalami cedera, sementara Mozic dan Simon merupakan penggawa aktif di timnas negaranya masing-masing yang juga berlaga di kejuaraan tersebut....
Baca SelengkapnyaKemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
TeknologiRisiko penularan Hantavirus antarmanusia memang tergolong rendah, namun kewaspadaan individu tetap menjadi prioritas utama. Ahli Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS), Prof....
Baca SelengkapnyaSiswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
TeknologiSeorang siswa SD dari Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek, Lombok Timur meninggal dunia diduga setelah meniru aksi freestyle yang viral. Kepala Kepolisian Subsektor (Kapolsubsek) Lenek, Ipda Alam Prima Yogi, mengungkapkan korban adalah murid kelas 1 di SDN 3 Lenek Baru berinisial HIW....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Artikel Terbaru
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Tautan Sahabat
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal