Lokasi: Gaya Hidup >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Gaya Hidup25222 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9odd96m1i.html
Sebelumnya: PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
Berikutnya: Polisi Buka Suara soal Ansy Jan De Vries Dibegal
Artikel Terkait
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Gaya HidupPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
Baca SelengkapnyaRI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
Gaya HidupIndonesia melontarkan kritik tajam terhadap sistem multilateral global yang dinilai lumpuh dan tidak lagi efektif karena negara-negara berpengaruh justru melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Kritik keras ini disampaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
Baca Selengkapnya131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
Gaya HidupDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Luis de la Fuente: Tokoh Sentral Spanyol di Piala Dunia 2026
- 42 Pesawat AS Hancur Termasuk F-15 dan Drone MQ-9
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
- Rekor 274 Pendaki Taklukkan Puncak Everest dalam Sehari
- Pria di Surabaya Lecehkan Gadis Saat Nonton Festival
- Trump Pilih Mahmoud Ahmadinejad Pimpin Iran Pasca Perang
Artikel Terbaru
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
Tautan Sahabat
- Forum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Netanyahu Murka, Sebut Trump Salah Tunda Serangan Iran
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Trump Pilih Mahmoud Ahmadinejad Pimpin Iran Pasca Perang
- Xi Jinping Sambut Putin, Rusia-China Makin Erat
- PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
- Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen