Lokasi: Teknologi >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Teknologi7136 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9mtf0ln06.html
Artikel Terkait
Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
TeknologiPemain asal Jepang, Taisei Marukawa, secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Pernyataan tersebut menjadi kode keras bagi PSSI dan pelatih Patrick Kluivert....
Baca SelengkapnyaKisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
TeknologiRatidjo Harjo Suwarno, pria berusia 82 tahun, masih tekun merawat jamur di dapur dan lobi bangunannya setiap hari. Tangannya sesekali menyentuh media tanam di rak-rak bambu untuk memeriksa kondisi jamur yang mulai mekar....
Baca SelengkapnyaDouble Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
TeknologiJagakarsa menjadi area kedua paling banyak dicari di mesin pencari untuk kategori rumah di DKI Jakarta, setelah Kebayoran. Menurut Rieky, kondisi tersebut mendorong pengembangan properti yang lebih terbatas dan eksklusif....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
- Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
Artikel Terbaru
iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
Messi diragukan, Piala Dunia 2026 tak sempurna tanpa La Pulga
Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
Tautan Sahabat
- Harta Menteri Terkaya Kedua Kabinet Prabowo Naik Rp500 M
- Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- Berkas Sudewo Dilimpahkan, Bupati Pati Terancam Dua Dakwaan
- LPSK Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, 3 Posisi
- Megawati dan Cak Imin Absen di Sidang Prabowo
- Kurban atau Aqiqah Dulu? Ini Prioritas Ibadah
- Indonesia Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Geopolitik Energi
- Legislator Demokrat: Ekonomi Tumbuh, Rakyat Kecil Belum Rasakan
- TAUD Curiga Kasus Andrie Yunus Dihentikan di Puspom TNI
- TAUD Minta Sidang Nyatakan Pelimpahan Andrie ke POM TNI Tak Sah