Lokasi: Berita >>
Daftar Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Jogja 2026
Berita8144 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta, Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian merupakan komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus," ujar Machya Astuti Dewi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta.
Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh lokasi dengan metode Paper Based Test (PBT). Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9hasavdt3.html
Artikel Terkait
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
BeritaPerusahaan keamanan siber ESET menemukan sekelompok aplikasi penipuan bernama CallPhantom yang menjanjikan akses ke riwayat panggilan dan pesan palsu di ponsel. Temuan ini dilaporkan oleh PhoneArena pada 11 Mei 2026 setelah penelitian mendalam terhadap pola aplikasi tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Beritadr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
BeritaPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Artikel Terbaru
Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Tersingkir, Thalita Kalahkan Intanon
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Tautan Sahabat
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
- Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
- KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
- Menteri Koperasi Puji Adaptasi Teknologi KSP Nasari
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan