Lokasi: Hikmah >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Hikmah2478 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9b9iv9frm.html
Artikel Terkait
Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Ikuti Saja Keputusan
HikmahKenny Austin mengungkapkan bahwa Amanda akan melahirkan dengan metode caesar. Aktor berusia 34 tahun itu menyatakan ada ketakutan sang istri jika harus menjalani persalinan normal....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
HikmahDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaIlmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
HikmahAhli entomologi medis mengungkapkan bahwa manusia tidak selalu menjadi magnet nyamuk sepanjang waktu. Beberapa teori populer mengenai faktor yang menarik nyamuk ternyata tidak berdasar....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Artikel Terbaru
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
- 3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- Aktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel