Lokasi: Bisnis >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Bisnis386 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/992djds2k.html
Artikel Terkait
Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars Kudus
BisnisMojang Priangan berhasil menjadi juara kategori U-15 setelah mengalahkan Setia Srikandi dengan skor telak 4-0 pada laga penutup. Kemenangan ini sekaligus memastikan kedua tim meraih tiket menuju Hydroplus Soccer League All-Stars di Kudus pada Juli 2026....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
BisnisWHO mengonfirmasi wabah virus Hanta melanda sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, menyebabkan situasi kesehatan langka dan mengkhawatirkan dengan sejumlah korban jiwa akibat kondisi pasien yang memburuk dengan cepat. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebut wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kemudian berubah fatal ketika sebagian pasien mengalami penurunan kondisi drastis hingga meninggal dunia....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
BisnisKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Artikel Terbaru
Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
- Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 7-8
- SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
- Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
- 50 Soal Seni Rupa Kelas 5 Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban
- 6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
- Tata Cara Pra SPMB Banten 2026: Ajuan Akun Baru
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 167 Teknologi Satelit
- Pendaftaran SPMB SD SMP Bekasi 2026, Siapkan Dokumen Ini
- Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026