Lokasi: Travel >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Travel96487 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/96qcurvhe.html
Sebelumnya: Eza Gionino Akui Nasib Rumah Tangganya Menggantung
Berikutnya: Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Artikel Terkait
Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
TravelParis Saint Germain (PSG) memastikan gelar juara Ligue 1 musim 2025/2026 meskipun masih menyisakan satu pertandingan, dengan perolehan poin yang tak terkejar oleh pesaing. Hasil ini menjadi modal apik bagi tim asuhan Luis Enrique menyongsong partai final Liga Champions melawan Arsenal....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
TravelWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
【Travel】
Baca SelengkapnyaHoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
TravelAceh mencatatkan diri sebagai penyumbang terbesar angka anak tanpa imunisasi atau zero dose di tingkat nasional. Berdasarkan data berkala, jumlah anak yang belum pernah menerima vaksin DPT dosis pertama di Aceh terus meningkat setiap tahun, dari 52....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pengembangan Pelabuhan Dorong Logistik dan Konektivitas Daerah
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Artikel Terbaru
Black Horses Gunakan Lirik Satir di Album Baru 'Jahanam'
80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Tautan Sahabat
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir
- J&T Express Rilis Laporan ESG Global 2025
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas untuk Pupuk Nasional
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Cuaca Buruk Penyebab Padamnya Listrik di Sumatera
- Prabowo Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 pada 2027
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah