Lokasi: Teknologi >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Teknologi6941 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/96j0ic0bm.html
Artikel Terkait
Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
TeknologiFestival Inkverse 2026 diproyeksikan menarik 2. 500 hingga 5....
Baca SelengkapnyaDolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
TeknologiNilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar AS dengan kurs jual di Bank Indonesia hari ini tembus Rp17. 502,08 per dolar AS dan kurs beli sebesar Rp17....
Baca SelengkapnyaAkta Pendirian Perseroda PAM Jaya Ditandatangani
TeknologiPAM JAYA resmi mengubah bentuk badan hukum dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) dengan akta pendirian PT Air Minum Jaya (Perseroda) yang ditandatangani para Direksi PAM JAYA dan Perwakilan Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (20/5/2026). Langkah ini merupakan bagian dari penguatan kelembagaan dan tata kelola perusahaan daerah agar lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkelanjutan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
- Komisi V Minta Menhub Dudy Jujur soal Kecelakaan Kereta
- Emas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- IHSG Anjlok 2 Persen ke Level 5.969
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Belitung Timur Berawan 23 Mei 2026
ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
Khawatir Ekspor CPO Satu Pintu Bikin Harga Sawit Ambruk
Toyota Pamer Ekspansi Spare Parts T-OPT di INAPA 2026
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
Tautan Sahabat
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- IHSG Melemah Usai Pidato Prabowo dan BI Rate Naik
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- BTN Cetak Laba Rp1,16 Triliun, Tumbuh 55,8 Persen
- APBI Beberkan 'Trilema' Berat Hantui Batu Bara Nasional
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Laporan The Economist: Ancaman Terbesar Hilangnya Kredibilitas