Lokasi: Properti >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Properti2937 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/9174aywp0.html
Artikel Terkait
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
PropertiBorussia Monchengladbach mengakhiri musim Liga Jerman 2023/2024 dengan kemenangan telak 4-0 atas Hoffenheim di Borussia Park pada laga pekan terakhir, Sabtu (18/5/2024). Hugo Bolin membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-13, disusul gol Haris Tabakovic pada menit ke-22 yang membawa Monchengladbach unggul 2-0 di babak pertama....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Flores: Dominan Berawan, Potensi Hujan Hari Ini
PropertiBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terkini untuk sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (19/5/2026) pagi. Kondisi cuaca di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, tercatat mengalami hujan pada pukul 08....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPenembak Anggota TNI di Palembang, Dua Tersangka Ditahan
PropertiPratu Ferischal (23) tewas ditembak Sertu MRR saat sedang menikmati hiburan malam di Panhead Cafe. Peristiwa ini menyoroti perlunya pengawasan lebih ketat terhadap perilaku prajurit di luar dinas....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Al Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
- MPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar
- Pemuda Lampung Ngaku Dibegal, Jual Motor Hindari Cicilan
- Sindikat Kampung Narkoba Samarinda Gunakan Sniper dan HT
- Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
Artikel Terbaru
Leo Daniel Akui Masih Kagok di Thailand Open 2026
Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
Oknum Anggota DPRD Temanggung Aniaya Wanita di Karaoke
Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- Menkum: Revisi UU Polri Atur Penempatan Polisi Aktif di Jabatan Sipil
- BNN Tanggapi Lagu Satire, Bongkar Narkoba Labuan Batu
- 7 Teks Amanat Harkitnas 2026 Inspiratif Penuh Makna
- 21 Mei 2026, Sejarah dan Ucapan Hari Reformasi Nasional
- Noel Ebenezer Nilai Tuntutan 5 Tahun Penjara Dipaksakan
- MUI Minta Doakan Jemaah Haji saat Idul Adha 27 Mei
- Board of Peace Mandek, AS Sibuk Perang Iran
- Oegroseno: Tim Hukum Jokowi Harus Baca UU
- Jokowi Keliling Indonesia Juni 2026, Kesehatan 99 Persen Pulih
- Hukum Gabung Puasa Dzulhijjah dan Qadha Ramadhan