Lokasi: Berita >>
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
Berita8 Dilihat
RingkasanBMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk Kulonprogo, Bantul, dan Gunungkidul. Pengendara yang akan melintas saat hujan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-pemandangan-tugu-yogyakarta-jogja-saat-senja-sore.jpg)
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk Kulonprogo, Bantul, dan Gunungkidul. Pengendara yang akan melintas saat hujan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan.
Prakiraan cuaca ini berlaku untuk beberapa hari ke depan, dengan potensi hujan disertai angin kencang di beberapa titik. BMKG juga mengingatkan masyarakat di wilayah rawan banjir dan longsor untuk waspada terhadap dampak cuaca ekstrem.
Langkah antisipasi seperti memeriksa kondisi kendaraan, menghindari pohon besar, dan tidak memaksakan diri saat visibilitas rendah sangat dianjurkan. Informasi terkini dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG untuk keselamatan bersama.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/07d899984.html
Artikel Terkait
Ammar Zoni Kembali ke Nusakambangan, Aditya Zoni Bicara Asmara
BeritaAmmar Zoni resmi dipindahkan ke Lapas Nusakambangan pada Jumat (8/5/2026) setelah divonis tujuh tahun penjara dan denda Rp1 miliar dalam kasus peredaran narkoba. Pemindahan ini dilakukan bersamaan dengan empat narapidana lain yang terjerat kasus serupa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
BeritaKementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meluncurkan program edukasi nutrisi bersama Lippo Mall, Universitas Pelita Harapan (UPH), dan PT Siloam International Hospitals Tbk untuk menekan angka penyakit tidak menular (PTM) yang terus meningkat di Indonesia. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kandungan nutrisi dalam minuman yang dikonsumsi setiap hari....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
BeritaPemerintah Indonesia memastikan kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi emerging, dengan menyatakan seluruh fasilitas mulai dari rumah sakit rujukan, ketersediaan alat PCR, alat pelindung diri (APD), hingga tempat tidur isolasi dan ICU dalam kondisi cukup. Saat ini terdapat 198 rumah sakit jejaring pengampuan penyakit infeksi emerging di seluruh Indonesia, dan dari jumlah tersebut, sebanyak 21 rumah sakit sentinel telah disiapkan di 20 provinsi....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ibunda Alyssa Daguise Cerita Dampingi Persalinan Normal
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Cadangan Migas Ganal, Tantangan Besar Energi Nasional
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Artikel Terbaru
Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ingin Segera Punya Anak
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Tautan Sahabat
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik