Lokasi: Bisnis >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Bisnis8448 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/8fvhidxub.html
Artikel Terkait
RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
BisnisIndonesia melontarkan kritik tajam terhadap sistem multilateral global yang dinilai lumpuh dan tidak lagi efektif karena negara-negara berpengaruh justru melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Kritik keras ini disampaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTrump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
BisnisPresiden AS Donald Trump secara terbuka menolak proposal terbaru dari Teheran terkait gencatan senjata dan menyebut dokumen tersebut sebagai "dokumen sampah". Al Jazeera melaporkan Trump mengatakan kesepakatan damai antara AS dan Iran itu sangat lemah setelah ia membaca dokumen yang dikirimkan pihak lawan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaMal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
BisnisAsia kini menjadi rumah bagi sebagian besar pusat perbelanjaan terbesar di dunia, menggeser dominasi kawasan lain dalam persaingan pembangunan mal raksasa. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mal didefinisikan sebagai gedung atau kelompok gedung yang berisi berbagai toko yang dihubungkan oleh lorong atau jalan penghubung....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
- Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
- AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
- Global Sumud Nusantara dan Flotilla Ditangkap Israel
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
Artikel Terbaru
14 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup 2026
Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
Ricuh Laga PSM vs Persib: Pemain Aman, Terjebak di Ruang Ganti
Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
Tautan Sahabat
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- IHSG Melemah 52,1 Poin, Rupiah Menguat ke Rp17.653
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
- Prabowo Hadiri Rapat DPR untuk Jawab Keraguan Pasar Fiskal
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
- Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil