Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Gaya Hidup3944 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/82wei0klt.html
Artikel Terkait
Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
Gaya HidupFestival Inkverse 2026 diproyeksikan menarik 2. 500 hingga 5....
Baca SelengkapnyaTidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Gaya HidupDokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Dony Yugo Hermanto, Sp....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Gaya HidupOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Black Horses Gunakan Lirik Satir di Album Baru 'Jahanam'
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Syahrul Munir Viral Tantang Duel, Ini Harta Ketua DPRD Gresik
5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
Tautan Sahabat
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
- 9 WNI Relawan GSF Bebas, Menuju Turki
- Skandal Rekaman Ilegal TEPCO 11 Tahun di Pengadilan Jepang
- 9 WNI Diculik Israel, Pengamat Sayangkan Peran Indonesia di BOP
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
- American Airlines Hentikan Penerbangan ke Israel Hingga 2027
- Aktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
- Eks Jurnalis Indonesia Mengaku Dihajar Komandan Tentara Israel