Lokasi: Berita >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Berita62 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/818qar8xb.html
Artikel Terkait
Peringatan Hari Buku Nasional: Sejarah dan Ucapan Singkat
BeritaHari Buku Nasional (Harbuknas) diperingati setiap tanggal 17 Mei di Indonesia, bertepatan dengan hari berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 1980. Peringatan tahunan ini pertama kali dicetuskan pada tahun 2002 oleh Abdul Malik Fadjar, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pendidikan di era Kabinet Gotong Royong....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
BeritaPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaDongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
BeritaKetua YPBLC, Julian Bongsoikrama, menyatakan kegiatan sosial tersebut menjadi ruang berbagi sekaligus sarana membangun karakter dan kreativitas anak. "Kampus dan yayasan bukan hanya ruang akademik, tetapi juga tempat di mana kita mengasah kreativitas, keberanian tampil, dan kemampuan berkolaborasi untuk tujuan mulia kemanusiaan," ujar Julian dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United 2-1, Persis Solo Senang
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Menaker Yassierli: Kesejahteraan Pekerja dan Kinerja Industri Sejalan
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Artikel Terbaru
Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Ikuti Saja Keputusan
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Tautan Sahabat
- Persija Tekuk Persik 3-1, Witan Persembahkan Gol untuk Jakmania
- Persis Solo Selamat dari Degradasi Berkat Regulasi Liga 1
- Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
- Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
- VAR Digunakan di 273 Laga Liga 2 Championship 2025/26
- PSG Pemanasan Sempurna Setara Laga Champions, Arsenal Jadi Sasaran
- Adam Alis Beberkan Kunci Tampil Gacor Bungkam Persija
- Rashford Ambil Estafet Messi di Parade Barcelona
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- 2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola