Lokasi: Otomotif >>
SPMB Maung Jabar 2026: Syarat Umum dan Khusus Pendaftaran
Otomotif7 Dilihat
RingkasanProgram inovasi pendidikan daerah menilai calon siswa bukan hanya dari nilai akademik, tetapi juga potensi diri, prestasi, karakter, dan rekam jejak kompetensi sejak SMP/MTs. Sistem seleksi berlangsung daring melalui laman resmi dengan jadwal: penerimaan akun pendaftaran pada 18–22 Mei 2026, dilanjutkan pendaftaran utama pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Persyaratan-SPMB-Sekolah-Maung-Jabar-2026.jpg)
Program inovasi pendidikan daerah menilai calon siswa bukan hanya dari nilai akademik, tetapi juga potensi diri, prestasi, karakter, dan rekam jejak kompetensi sejak SMP/MTs. Sistem seleksi berlangsung daring melalui laman resmi dengan jadwal: penerimaan akun pendaftaran pada 18–22 Mei 2026, dilanjutkan pendaftaran utama pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026. Total daya tampung mencapai 21.000 kursi di berbagai SMA dan SMK negeri.
Setiap jalur memiliki syarat berbeda yang mengakomodasi beragam kemampuan siswa, mulai dari kecerdasan intelektual, prestasi belajar, hingga bakat dan kepemimpinan. Memahami syarat umum dan khusus setiap jalur menjadi langkah krusial sebelum mendaftar agar calon peserta didik dapat memilih jalur paling sesuai dengan kemampuan dan peluang terbaik dalam seleksi Sekolah Maung 2026. Jalur pertama diperuntukkan bagi siswa dengan kemampuan kognitif dan potensi intelektual tinggi yang dibuktikan melalui asesmen psikolog.
Jalur terbesar dalam seleksi ini menilai siswa berdasarkan nilai rapor, prestasi akademik, serta hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA. Sementara itu, jalur khusus ditujukan bagi siswa yang memiliki bakat di luar akademik seperti seni, olahraga, kepemimpinan, dan bidang kreatif lainnya. Dengan memahami perbedaan setiap jalur, calon peserta dapat memaksimalkan peluang lolos seleksi sesuai kompetensi masing-masing.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/7dfacgiko.html
Artikel Terkait
Pinkan Mambo Ratusan Kali Minta Cerai, Akhirnya Balikan
OtomotifMantan personel Ratu, Pinkan Mambo, mengaku telah meminta pisah dari sang suami, Arya Satria, hingga ratusan kali. Baginya, keinginan mengakhiri hubungan di tengah konflik merupakan dinamika wajar dalam sebuah pernikahan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPrabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
OtomotifKomarudin Watubun, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang dampak fluktuasi dolar AS terhadap masyarakat desa kurang tepat. Menurut Komarudin, meskipun transaksi sehari-hari masyarakat desa menggunakan rupiah, gejolak nilai tukar dolar tetap mempengaruhi harga kebutuhan pokok dan sektor ekonomi lainnya....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaMedcoEnergi Perkuat Investasi Jangka Panjang di Oman
OtomotifMedcoEnergi tidak hanya fokus pada produksi minyak dan gas di Oman, tetapi juga membangun kapabilitas sumber daya manusia setempat. Dari lebih 200 pekerja yang tersebar di berbagai proyek, sebanyak 86 persen di antaranya merupakan warga lokal Oman....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen
SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
Tautan Sahabat
- Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
- Menlu Sugiono: Bajak Laut Somalia Hubungi Sandera WNI
- 3 Amalan Utama di Bulan Dzulhijjah dan Keutamaannya
- Din Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP
- Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna, 451 Anggota Hadir
- ReJO Respons Prabowo: Desa Tak Terdampak Gejolak Dolar
- Sosok Pertama Ungkap Jokowi Keliling Indonesia, NTT Tujuan Awal
- Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
- Pertamina Maknai Harkitnas dengan Kemandirian Energi
- DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu