Lokasi: Bisnis >>

Prabowo Potong Biaya Aplikator Ojol Jadi 8 Persen

Bisnis51957 Dilihat

RingkasanPresiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan tegas mengenai potongan pendapatan ojek online (ojol) dalam pidato peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day. Ia mengkritik besar potongan yang diterapkan pihak aplikator yang mencapai 20 persen. Kepala Negara menilai angka tersebut tidak adil dan meminta agar potongan dikurangi menjadi di bawah 10 persen. Menurut Prabowo, tidak pantas jika perusahaan mendapatkan keuntungan besar sementara para pengemudi ojol bekerja keras di lapangan dengan risiko tinggi. "Ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Ojol aplikator perusahaan minta disetor 20%. Gimana ojol setuju 20%? Bagaimana 15%? Berapa? 10%, kalian minta 10%? Saya katakan di sini saya tidak setuju 10%," tegasnya saat pidato di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026)....

https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/05/01/prabowo-1777603597701_169.png?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg

Tags:

Artikel Terkait

  • Menkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Gelar

    Bisnis

    Kasus dugaan plagiarisme disertasi kembali menyeret pejabat level menteri, kali ini menyangkut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan gelar doktornya di Universitas Indonesia (UI). Polemik ini bermula setelah Bahlil dinyatakan lulus program doktoral Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI pada Oktober 2024 dengan disertasi berjudul "Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia"....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026

    Bisnis

    TAC Manado menjadi peserta dengan perjalanan terjauh di GR DAY 2026 setelah menempuh rute sepanjang 3. 027 kilometer dari Manado menuju Jakarta menggunakan Toyota Agya generasi pertama....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan

    Bisnis

    Toyota akan memasarkan Zenix dengan spesifikasi lebih rendah untuk pasar fleet di India guna mengisi celah pasar yang ditinggalkan Innova Crysta. Toyota menghentikan produksi dan penjualan MPV Innova Crysta dengan sasis ladder frame versi mesin diesel mulai 2027 karena terbentur regulasi CAFE 3 di negara tersebut....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya