Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Kurikulum Merdeka
Kesehatan839 Dilihat
RingkasanGerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa, langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-14.jpg)
Gerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa,langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan.
Cara melakukan gerakan langkah biasa dalam gerak berirama dimulai dengan sikap berdiri tegak, kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan dengan lutut mengeper, kemudian diikuti kaki kanan dengan gerakan yang sama. Lakukan secara bergantian dan berirama sesuai dengan hitungan atau irama musik.
Gerakan langkah rapat dilakukan dengan berdiri tegak dan kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan, lalu tarik kaki kanan merapat ke kaki kiri. Gerakan ini diulang secara bergantian dengan irama yang tetap. Untuk mengayunkan satu lengan ke depan, berdiri tegak dengan kedua lengan lurus ke samping, lalu ayunkan satu lengan ke depan hingga setinggi bahu, kemudian kembali ke posisi semula dengan irama yang teratur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/76oinyzu6.html
Artikel Terkait
Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
KesehatanKecelakaan kereta api di Thailand pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 15. 40 waktu setempat menyisakan duka mendalam dan membuka mata banyak pihak mengenai rapuhnya sistem keselamatan transportasi di sejumlah negara di Asia Tenggara....
Baca SelengkapnyaKemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
KesehatanRisiko penularan Hantavirus antarmanusia memang tergolong rendah, namun kewaspadaan individu tetap menjadi prioritas utama. Ahli Imunologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (FK UNS), Prof....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
KesehatanPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Artikel Terbaru
ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026
Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
Tautan Sahabat
- BMKG Prediksi Jakarta Berawan, Bogor Hujan Rabu
- Polisi Gadungan Bersenpi Rampas Motor di Jakut
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Wajah
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
- Polisi Bongkar Peredaran 2 Kg Ganja di Cipinang, Satu Tersangka
- Polisi Bubarkan Balap Liar di Taman Mini Jakarta Timur
- Remaja Bekasi Dikeroyok Salah Sasaran, Pelaku Masih Buron
- Begal Palmerah Lukai Korban, Pelaku Residivis Positif Narkoba
- Ahmad Bahar Murka Anak Disandera GRIB Jaya