Lokasi: Travel >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Travel8 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6zdlryzon.html
Artikel Terkait
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
TravelDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....
【Travel】
Baca Selengkapnya5 Dokter Laporkan Menkes Budi ke Polisi Soal Gelar Palsu
TravelLima dokter melaporkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke Polda Metro Jaya pada Senin, 11 Mei 2026 atas dugaan pemalsuan gelar akademik. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto membenarkan laporan tersebut pada Selasa, 12 Mei 2026....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPuluhan Karyawan Dukung Michael Wisnu di Sidang Terra Drone
TravelMichael Wisnu Wardana, Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, menyebut peristiwa kebakaran pada 9 Desember 2025 sebagai "titik terkelam dan terendah" dalam hidupnya karena kehilangan rekan kerja yang dianggap sebagai sahabat dan keluarga sendiri. Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026), Michael mengaku sangat terpukul atas tragedi tersebut dan menegaskan tidak pernah berniat mengabaikan aspek keselamatan kerja atau membahayakan karyawan....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Sidang Isbat Idul Adha 2026 Dipantau dari 88 Lokasi
- Kapolri Bekali Seragam Taktis Anti Bom Molotov untuk Polri
- Cuti Bersama Idul Adha 2026 Tentukan oleh SKB 3 Menteri
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- KPK Periksa 8 Saksi Pemerasan Bupati Tulungagung
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Dua Mantan Bos Pertamina Divonis 6 Tahun Penjara
Trump Apresiasi Prabowo, Indonesia Masuk BoP
Majelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
Kekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan
Tautan Sahabat
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
- Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
- Netanyahu Murka pada Menteri yang Siksa Relawan Flotilla
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian