Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Kuliner9295 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6rsdmtp31.html
Sebelumnya: WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
Berikutnya: Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Artikel Terkait
WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina
KulinerPresiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy langsung mendatangi lokasi serangan dan meletakkan mawar merah di reruntuhan gedung pada hari ke-1. 543 perang, Sabtu (16/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaSuper El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
KulinerDunia diperkirakan menghadapi tahun kebakaran hutan yang "sangat parah" pada 2026 setelah para peneliti memperingatkan perubahan iklim dan potensi El Nino dalam intensitas kuat dapat memperburuk situasi. Theodore Keeping, peneliti cuaca ekstrem dari Imperial College London dan anggota jaringan ilmuwan iklim World Weather Attribution (WWA), menyatakan pada Selasa (12/05) bahwa musim kebakaran global tahun ini dimulai dengan sangat cepat....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaRI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
KulinerIndonesia melontarkan kritik tajam terhadap sistem multilateral global yang dinilai lumpuh dan tidak lagi efektif karena negara-negara berpengaruh justru melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Kritik keras ini disampaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
- Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
- Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
- Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
Artikel Terbaru
PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
Tautan Sahabat
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
- Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
- 80 Link Twibbon Harkitnas 2026 & Cara Unggah di Medsos
- Survei ACSI: HP Lipat Kalah dari Smartphone Biasa
- 3 Cara Mudah Nonaktifkan Instants di Instagram
- Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
- Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
- WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau