Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Bisnis59 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6psvn7ihd.html
Artikel Terkait
Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Ini Nyata?
BisnisAlyssa Daguise melahirkan secara normal di Rumah Sakit JWCC, Jakarta Selatan. Model berdarah Indonesia-Prancis itu mengungkapkan momen pertama kali memeluk sang buah hati yang ia sapa Baby Soso setelah dilahirkan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaCekcok di Cibubur Berujung Penganiayaan dan Mobil Dirusak
BisnisSeorang pengemudi mobil BYD mengamuk dan menyerang pengendara AION hitam di Jalan Alternatif, tepatnya di wilayah Desa Nagrak, Gunung Putri, pada Senin (18/5/2026). Peristiwa itu terekam dalam video amatir yang memperlihatkan korban berteriak histeris meminta tolong saat pelaku mengamuk di pinggir jalan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaHelita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat
BisnisHelita, sistem kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menerima ribuan pesan secara cepat, masih menghadapi tantangan dalam penyelesaian masalah masyarakat di lapangan karena sepenuhnya bergantung pada koordinasi dan respons teknis dari instansi terkait. TB Asep Nurdin mengungkapkan pada Kamis (14/5/2026) bahwa proses penyelesaian laporan warga memerlukan penguatan pada jalur birokrasi internal, di mana Helita sudah menjadi pintu utama penerima kebutuhan warga namun penyelesaian laporan sangat bergantung pada kesiapan proses tindak lanjut di tingkat instansi atau OPD, integrasi sistem, serta standar pelayanan internal....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Misbakhun Optimistis Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat
- Pelaku Jambret WN Polandia di Menteng Ditangkap, Damai
- Warga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Brimob Tangkap 5 Pemuda Pelaku Balap Liar Jakarta Timur
Artikel Terbaru
KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan Selasa, 12 Mei 2026
PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
Pengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
Tautan Sahabat
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
- Lewandowski Rival Ronaldo, Al Hilal Siapkan Gaji Rp1,8 Triliun
- Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
- Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Peringatan
- Curacao Bawa Mantan Pemain Persib dan Man United ke Piala Dunia
- PSG Pemanasan Sempurna Setara Laga Champions, Arsenal Jadi Sasaran
- Adam Alis Beberkan Kunci Tampil Gacor Bungkam Persija
- Raul dan Matarazzo Jadi Opsi Jika Mourinho Batal ke Madrid