Lokasi: Kuliner >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
Kuliner276 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT). Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Jalur Tahfidz/Qiro’atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro’atul Kutub. Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa dengan prestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (kota/kabupaten). Jalur Disabilitas merupakan seleksi khusus bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, diselenggarakan dengan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan kebutuhan aksesibilitas peserta selama proses seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang mampu berkontribusi dalam penguatan kehidupan beragama yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungan akademik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6nogozhya.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Berikutnya: Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Artikel Terkait
Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
KulinerIhwan Moh Thaiyeb kini menjabat sebagai Wakil Ketua I di Morowali. Anak keenam dari 10 bersaudara itu lahir dan besar di Desa Umbele, Kecamatan Bungku Selatan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaWaspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Kulinerdr. Andre, Sp....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
KulinerProvinsi Gorontalo resmi melarang perdagangan dan konsumsi daging anjing dan kucing melalui Peraturan Gubernur (Pergub), menyusul langkah serupa yang diambil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Peraturan Gubernur No. 36 Tahun 2025....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Keluarga Nikita Mirzani Bantah TPPU, Minta Keadilan
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Artikel Terbaru
Nadiem Makarim Menurut Sang Istri: Makna Maaf hingga Budaya Kerja
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Tautan Sahabat
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Xi Jinping Sambut Putin, Rusia-China Makin Erat
- Japan is Back Kumpulkan 340 Pendukung Sanae Takaichi
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- Idul Adha Gaza Nestapa, Ternak Habis Harga Kurban Melonjak