Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Hikmah9737 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/6bdg199cn.html
Artikel Terkait
5 Pemain Naturalisasi Timnas Incaran Piala Asia 2027
HikmahTimnas Indonesia membutuhkan amunisi baru untuk memperkuat kedalaman skuad demi bersaing dengan tiga tim kuat dan lolos ke babak fase gugur. Bocoran terbaru disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Hukum Noor Korompot dan dikonfirmasi Ketua Umum PSSI Erick Thohir....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKTT Trump-Xi tanpa wanita menuai kritik maskulin
HikmahPertemuan bilateral antara dua ekonomi terbesar dunia, Amerika Serikat dan China, pada Kamis (14/5/2026) menuai kritik tajam karena tidak melibatkan satu pun perempuan dalam meja perundingan. Ekonom sekaligus mantan Direktur Pelaksana IMF, Gita Gopinath, menyebut fenomena ini sebagai gambaran berakhirnya meritokrasi dalam unggahan media sosialnya yang membagikan foto pertemuan tersebut....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaTrump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
HikmahIran menyebut proposal gencatan senjata terbaru dari AS sebagai "dokumen sampah" dan menegaskan bahwa situasi saat ini berada pada titik terlemah. Pada Minggu (10/5/2026), Teheran merilis tanggapan resmi yang menuntut penghentian perang di seluruh front, termasuk di Lebanon, di mana Israel sebagai sekutu AS masih bertempur melawan pejuang Hizbullah yang didukung Iran....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Gurun Hujan Juicy Luicy Viral TikTok
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
- Krisis Nafta Jepang Naikkan Harga Barang, Subsidi Bensin Disorot
- LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
Artikel Terbaru
Ashanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel dan Atta
Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
Tautan Sahabat
- Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
- Permaisuri Masako Terpikat Orangutan Kalimantan di Jepang
- Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Iran Tinjau Proposal Damai AS, Trump Beri Tenggat Waktu
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Netanyahu Murka pada Menteri yang Siksa Relawan Flotilla
- Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
- Xi Jinping Sambut Putin, Rusia-China Makin Erat