Lokasi: Berita >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Berita126 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/67524evrf.html
Artikel Terkait
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
BeritaAndmesh merilis lagu Senyumlah pada 28 Agustus 2020 yang memiliki makna emosional tentang ajakan semangat hidup, harapan, ketegaran, dan pesan untuk tetap tersenyum meski menghadapi masalah. Lagu bergenre Pop dan Pop Ballad ini video klipnya telah tayang di kanal YouTube HITS Records dan ditonton lebih dari 25 juta kali....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPetrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
BeritaPetrokimia Gresik memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi mencapai 219. 648 ton untuk menghadapi musim tanam April–September 2025....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
BeritaNilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot sore ini ditutup melemah di posisi Rp17. 529 per dolar AS setelah sempat menyentuh level Rp17....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- Rupiah Melemah, Ekspor Tambang Untung, Biaya Logistik Naik
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
Artikel Terbaru
Leo/Daniel Lolos Perempat Final Thailand Open 2026
Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
Javier Aguirre Latih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Tautan Sahabat
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Bahlil Dorong Kesetaraan dan Percepat Izin di Migas
- Bank Indonesia Didorong Naikkan Suku Bunga ke 5,00 Persen
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Bank BSN Raih Apresiasi Menteri PKP Kuasai Pasar KPR Subsidi Syariah
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- Pemerintah Percepat Pengolahan Sampah TPA Jadi Energi
- Prabowo Terbitkan PP BUMN Ekspor Tunggal Berantas Underinvoicing
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
- OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok