Lokasi: Berita >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita64343 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/652x4llla.html
Artikel Terkait
Dituding Pesugihan, Pihak Sarwendah Seret Nama Jordi Onsu
BeritaSimon membantah tudingan bahwa mantan istri Ruben Onsu melakukan praktik pesugihan setelah video kunjungannya ke Gunung Kawi viral. Dalam jumpa pers pada Senin (18/5/2026), pihaknya menanggapi pemberitaan yang menyebut nama kliennya terkait pesugihan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
BeritaDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
BeritaWHO mengonfirmasi wabah virus Hanta melanda sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, menyebabkan situasi kesehatan langka dan mengkhawatirkan dengan sejumlah korban jiwa akibat kondisi pasien yang memburuk dengan cepat. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebut wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kemudian berubah fatal ketika sebagian pasien mengalami penurunan kondisi drastis hingga meninggal dunia....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chelsea Gantungkan Tiket Liga Eropa ke Manchester United
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Luka Modric Ungkap Jose Mourinho Buat Ronaldo Menangis
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Artikel Terbaru
Pembakaran Ponpes Lampung Dipicu Kembalinya Pimpinan Asusila
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Inter Miami Jamu Rival, Isyarat Rujuk La Familia?
BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
Tautan Sahabat
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
- Prabowo Targetkan Pendapatan Negara 12,40 Persen PDB 2027
- Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- Menhub: 1.058 Kecelakaan Kereta di Perlintasan dalam 3 Tahun
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Investor Incar Emas Digital Berbasis Cadangan Fisik