Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi64274 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/60y3o7fax.html
Artikel Terkait
Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
TeknologiGencatan senjata mulai berlaku pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal mencapai kesepakatan yang langgeng. Gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang oleh Presiden AS sejak 13 April 2026, dan AS telah memberlakukan blokade angkatan laut yang menargetkan lalu lintas maritim....
Baca SelengkapnyaSenam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
TeknologiSenam ergonomik membantu mengurangi keluhan nyeri sendi dan menjaga kestabilan kadar asam urat, serta melancarkan peredaran darah, meningkatkan fleksibilitas tubuh, hingga memperbaiki suasana hati. Roida, seorang instruktur senam, menjelaskan bahwa senam ergonomik dirancang dengan gerakan ringan sehingga aman dan mudah diikuti oleh berbagai kelompok usia....
Baca SelengkapnyaAvigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
TeknologiAvigan kembali menjadi sorotan setelah dipercaya sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan infeksi Hantavirus. Hantavirus merupakan kelompok virus berbahaya yang dapat memicu penyakit serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dan Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Artikel Terbaru
WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Tautan Sahabat
- Gideon Tengker Minta Nagita dan Caca Hubungi Dirinya
- Sitha Marino Abaikan Hujatan Gegara Pacaran Bastian Steel
- Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ingin Segera Punya Anak
- Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
- Fiersa Besari Minta Snack dan Buah untuk Riders Konser
- Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Tanya Ini Nyata?
- Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Ini Nyata?
- Ahmad Dhani Singgung Maia Estianty Soal Tudingan KDRT 20 Tahun
- Ruben Onsu Kena Tipu Rp5,5 Miliar, Pelaku Kenal Raffi Ahmad
- Erin Eks Andre Taulany Minta Temui Rieke Diah Pitaloka