Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kuliner3719 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5wpkvds2r.html
Artikel Terkait
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
KulinerPT BYD Motor Indonesia berharap kebijakan insentif baru dari pemerintah dapat mempercepat transisi energi di Tanah Air. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Kulinerdr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
KulinerPemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rien Wartia Tolak Damai, Tempuh Jalur Hukum untuk Efek Jera
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Tautan Sahabat
- Jumhur Hidayat Ingatkan Ancaman Iklim dan Degradasi Lahan
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
- Waspada Hujan Petir di Pamekasan, Sabtu 23 Mei 2026
- LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
- Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
- Paulus Waterpauw: Bangun Papua dengan Dialog dan Pendekatan Humanis
- Polda Jateng Benarkan Pelaku Komentar Rasis Anak Perwira
- BMKG: Langit Manokwari Mendung Tebal 22 Mei 2026
- Prank Laporan Bunuh Diri, Polisi dan Relawan Jadi Korban
- Imam Masjid Tersangka Penganiayaan di Palopo Terancam Bui