Lokasi: Teknologi >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Teknologi45 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/5evoa4pld.html
Artikel Terkait
Sony Resmi Rilis Jadwal Peluncuran Xperia 1 VIII
TeknologiSony mengumumkan acara peluncuran Xperia terbaru yang akan digelar pada 13 Mei 2026. Informasi tersebut dilaporkan oleh PhoneArena dalam artikel yang dipublikasikan pada 9 Mei 2026....
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
TeknologiHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
TeknologiTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Hasil PSM vs Persib: Peluang Persib Kunci Juara Liga 1
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Artikel Terbaru
Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Alex Marquez Operasi, Absen MotoGP Catalunya 2026?
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Tautan Sahabat
- Keluarga Nikita Mirzani Bantah TPPU, Minta Keadilan
- Alexander Assad dan Clara Shinta Berjuang Pertahankan Rumah Tangga
- Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
- Elang Gibran Gabung Elemen Gonjiam di 402 Rumah Sakit Angker
- Raffi Ahmad Borong 100 Kambing Kurban dari Fadil Jaidi
- Denny Sumargo Kaget Jawaban Ahmad Dhani Soal Syifa Hadju
- Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
- Rieke Diah dampingi Nikita Mirzani adukan dugaan etik ke KY
- Ayu Aulia Bongkar Penyebab Kehilangan Rahim Singgung Bupati R
- Anrez Adelio Siap Tes DNA Usai Dilaporkan Kekerasan Seksual