Lokasi: Kuliner >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Kuliner9816 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/516vr3scm.html
Artikel Terkait
Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
KulinerCipto Waluyo melaporkan atap ruang kelas 7 di sekolahnya roboh pada Selasa (12/5/2026) pukul 07. 30 WIB saat siswa mengikuti pelajaran Bahasa Inggris....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPramono Klaim Jakarta Kota Teraman Nomor Dua ASEAN
KulinerPramono Anung menyampaikan Jakarta berhasil meraih peringkat kedua kota teraman di ASEAN versi Global Residence Index 2026. Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri Deklarasi Gerakan Pilah Sampah sekaligus Pencanangan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta di kawasan Plaza Festival, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBrimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk
KulinerPolri memperketat penjagaan di kawasan Perkantoran tempat penggerebekan ratusan WNA di akhir pekan lalu untuk memastikan situasi tetap kondusif. Bareskrim Polri mencatat total 321 Warga Negara Asing (WNA) terjaring dalam sindikat terorganisir tersebut....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bang Madit Islam KTP Target Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
- Dua Pegawai Katering Cikarang Cabuli dan Aniaya Bocah 13 Tahun
- LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Polisi Amankan 3 Pemuda Curi Kabel di Pademangan
- PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar
Artikel Terbaru
Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin Buka Suara
Polda Metro Tangkap Empat WNA dan Satu WNI Pengedar Narkotika
Polri Buru Pendana dan Penyewa Gedung Sindikat Judol Jakbar
Polisi Tangkap Pelaku Curi Paket di Cilincing, Satu Buron
Bastian Steel Targetkan Nikahi Sitha Marino Tahun Depan
Residivis Pencuri HP Ditangkap Saat Korban Tidur
Tautan Sahabat
- Ibu-Ibu Depok Mandiri Finansial Berkat KUR BRI
- Pelemahan Rupiah Dinilai Bisa Perkuat Industri Dalam Negeri
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
- Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
- Kemenperin Libatkan Peritel Buka Akses Pasar IKM Lokal
- Hilirisasi Tebu Targetkan Indonesia Mandiri Gula
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Dolar Menguat, Harga Suku Cadang Otomotif Naik 20 Persen
- Saham Ambles, Investor Ritel Merugi Berat
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG