Lokasi: Pendidikan >>

Brimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk

Pendidikan96 Dilihat

RingkasanPolri memperketat penjagaan di kawasan Perkantoran tempat penggerebekan ratusan WNA di akhir pekan lalu untuk memastikan situasi tetap kondusif. Bareskrim Polri mencatat total 321 Warga Negara Asing (WNA) terjaring dalam sindikat terorganisir tersebut....

Brimob Bersenjata Jaga Markas Judi Online Hayam Wuruk

Polri memperketat penjagaan di kawasan Perkantoran tempat penggerebekan ratusan WNA di akhir pekan lalu untuk memastikan situasi tetap kondusif. Bareskrim Polri mencatat total 321 Warga Negara Asing (WNA) terjaring dalam sindikat terorganisir tersebut. Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa pengembangan kasus masih berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak. Ratusan tersangka berasal dari berbagai negara, yaitu 57 warga China, 228 Vietnam, 11 Laos, 13 Myanmar, 3 Malaysia, 5 Thailand, dan 3 Kamboja.

Selain praktik perjudian melalui 75 domain situs web, para pelaku yang telah tinggal di Indonesia selama dua bulan ini terbukti melanggar aturan keimigrasian. "Mereka sudah overstayer (melebihi batas izin tinggal)," tegas Brigjen Pol Wira Satya Triputra. Dalam penggerebekan, polisi menyita uang tunai Rp1,9 miliar beserta mata uang asing yang masih dihitung. Barang bukti lain berupa brankas, paspor, puluhan ponsel, laptop, hingga PC komputer kini menjalani analisis digital forensik.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, memastikan Polri juga menggandeng PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) untuk menelusuri seluruh aliran dana jaringan lintas negara ini. Langkah ini diambil guna mengungkap tuntas sindikat terorganisir yang melibatkan ratusan warga asing tersebut.

Tags:

Artikel Terkait