Lokasi: Berita >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Berita25 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4tvgqe8ea.html
Artikel Terkait
Rekor Sir Alex Ferguson 41 Tahun di Skotlandia Tak Terkalahkan
BeritaKlub sepak bola Skotlandia, Celtic, baru saja meraih gelar juara ke-56 sepanjang sejarah klub tersebut berdiri. Namun, perjalanan mereka musim ini tidak semudah sebelumnya karena Hearts hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan posisi....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
BeritaMasyarakat sulit mengenali infeksi virus hanta karena gejala penyakit ini sangat mirip dengan flu, demam berdarah, dan pneumonia yang lebih umum di Indonesia. Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), mengungkapkan banyak pasien awalnya hanya mengeluhkan gejala ringan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Beritadr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ahmad Dhani Singgung Maia Estianty Soal Tudingan KDRT 20 Tahun
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Artikel Terbaru
Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
PSM vs Persib: Peluang Pangeran Biru Kunci Gelar Juara
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Tautan Sahabat
- Manchester City Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Bantai Palace
- Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
- Arsenal Juara Liga Inggris, Man City Tertahan di Bournemouth
- Dony Tri Pemain Muda Terbaik, Pelatih Persija Puji Potensinya
- Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
- Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
- Borneo FC Tahan Imbang Bali, Madura United Terancam Degradasi
- 55 Pemain Awal Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Dybala Absen
- Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
- Skuad Timnas Jerman Piala Dunia 2026: Neuer dan Duo Muda