Lokasi: Teknologi >>
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
Teknologi577 Dilihat
RingkasanBuku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-BELAJAR-01.jpg)
Buku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Siswa diminta menyimak legenda terlebih dahulu, kemudian mengidentifikasi unsur tokoh dan latar menggunakan tabel yang telah disediakan. Beberapa bukti kutipan dari teks legenda antara lain: “Raja Sadik memimpin bersama istrinya, Ratu Gumira. Mereka sangat dicintai rakyat karena kebijaksanaan dan kebaikan hatinya.” Kutipan lain menyebutkan “Ratu Gumira menenangkannya seraya menyampaikan bahwa itu hanya mimpi semata.” serta “Ratu Gumira melahirkan seorang putra tampan yang diberi nama Pangeran Aditya.”
Latihan ini dirancang untuk memudahkan pekerjaan siswa dalam mengidentifikasi tokoh-tokoh seperti Raja Sadik, Ratu Gumira, dan Pangeran Aditya, serta latar tempat dan suasana yang tergambar dalam cerita legenda tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4tnaelspy.html
Artikel Terkait
Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
TeknologiOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global pada Minggu (17/5/2026) setelah lonjakan kasus akibat strain virus langka, yaitu virus Bundibugyo. Virus mematikan ini telah merenggut sedikitnya 88 nyawa dan menyebabkan lebih dari 300 kasus suspek di wilayah Pasalnya, wabah kali ini bukan disebabkan oleh strain biasa....
Baca SelengkapnyaRupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
TeknologiIbrahim menyatakan penguatan dolar AS masih menjadi sentimen dominan di pasar keuangan global, diperparah konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memanas terutama di wilayah Selat Hormuz. Situasi ini memicu kekhawatiran pasar setelah serangan terhadap instalasi minyak Iran yang disebut melibatkan Uni Emirat Arab dan Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat....
Baca SelengkapnyaPenjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
TeknologiPanangian Simanungkalit menilai perkembangan pasar sekunder dapat menjadi katalis baru bagi pertumbuhan industri properti. Menurutnya, properti saat ini on the track karena adanya momentum yang tepat....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo: Minyak Goreng Rp43.900
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
Tautan Sahabat
- Pengamat: RI Perkuat Ketahanan Energi Sebelum Dekarbonisasi
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
- Penguatan Konektivitas Dagang Indonesia-ASEAN-China
- Pidato Prabowo Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Ideologi
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Rupiah Menguat ke Rp 17.653, Bangkit dari Tekanan
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
- Defisit APBN 2026 Tembus Rp164,4 Triliun per April