Lokasi: Teknologi >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Teknologi6385 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4pon84y7i.html
Artikel Terkait
Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
TeknologiArsenal hanya berjarak dua poin dari Manchester City di puncak klasemen setelah tim asuhan Pep Guardiola menang telak atas Crystal Palace. Meski sempat mengalami penurunan performa dengan hanya meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan antara akhir Maret hingga pertengahan April, tim asuhan Mikel Arteta sukses meraih empat kemenangan dari lima pertandingan terakhir, termasuk tiga laga beruntun tanpa kebobolan....
Baca SelengkapnyaDede Sunandar Talak Tiga Cerai dengan Karen Hertatum
TeknologiDede Sunandar mengaku keputusan berpisah dengan Karen (Reren) sudah bulat dari kedua belah pihak. Dede menyebut talak tiga sudah diucapkan langsung kepada Karen saat keduanya bertemu di rumah Karen....
Baca Selengkapnya‘Cinta & Rahasia’ Tayang, Drama Emosional Penuh Intrik
TeknologiSerial Poisonous Passion mengusung kisah pengkhianatan, cinta, dan balas dendam dengan judul asli tersebut. Aktris Patricia Tanchanokgood hadir sebagai Dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Kickoff
- Jennifer Coppen Cemburu Lihat Kamari dan Kekasih Justin Hubner
- Jennifer Coppen Ungkap Alasan Nikah Juni, Singgung Karier Suami
- Ammar Zoni Dikawal Dua Kubu Pengacara ke Nusakambangan
- Real Madrid Menang Tipis 1-0 atas Sevilla
- Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
Artikel Terbaru
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Dewi Perssik Minta Maaf, Aldi Taher Akui Punya Anak
Ahmad Dhani Terkendala Izin Presiden, Rayen Pono Kecewa
Kesehatan Tio Pakusadewo Drop Akibat Ginjal dan Asam Lambung
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Ahmad Dhani Terkendala Izin Presiden, Rayen Pono Kecewa
Tautan Sahabat
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia