Lokasi: Berita >>
TKA Tidak Tercantum di Ijazah, Ini Penjelasannya
Berita82673 Dilihat
RingkasanTKA tidak diposisikan sebagai ujian kelulusan, melainkan sebagai alat ukur yang bersifat diagnostik dan komparatif untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran secara nasional. Pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 telah dijadwalkan secara resmi, dengan TKA SMP berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD dilaksanakan pada 20–30 April 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/GLADI-BERSIH-TKA-1.jpg)
TKA tidak diposisikan sebagai ujian kelulusan, melainkan sebagai alat ukur yang bersifat diagnostik dan komparatif untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran secara nasional. Pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 telah dijadwalkan secara resmi, dengan TKA SMP berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD dilaksanakan pada 20–30 April 2026. Setelah seluruh rangkaian ujian selesai, hasil TKA akan melalui proses pengolahan data dan verifikasi pada 18–23 Mei 2026, sebelum akhirnya diumumkan secara serentak pada 24 Mei 2026.
Tujuan utama dari TKA adalah untuk memperkuat sistem penilaian pendidikan yang lebih objektif dan terstandar secara nasional. Selama ini, penilaian di sekolah cenderung memiliki variasi antar daerah dan satuan pendidikan, sehingga diperlukan instrumen tambahan yang dapat memberikan gambaran lebih adil dan terukur. TKA hadir bukan untuk menggantikan penilaian sekolah, melainkan untuk melengkapinya sebagai bagian dari ekosistem evaluasi pendidikan yang lebih komprehensif.
Siswa yang merasa siap dapat mengikutinya, sementara yang tidak mengikuti tidak akan mendapatkan sanksi atau hambatan dalam kelulusan. Namun, hasil TKA memiliki nilai strategis karena dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi pendidikan lanjutan, termasuk jalur prestasi, serta berbagai proses seleksi akademik lainnya. Karena itu, keputusan untuk mengikuti TKA tetap perlu dipertimbangkan dengan matang sebagai bagian dari investasi akademik jangka panjang. Dalam praktiknya, TKA dirancang sebagai asesmen berbasis komputer yang menyesuaikan dengan kesiapan infrastruktur masing-masing daerah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/4eiqrtpov.html
Artikel Terkait
Gubernur BI Didemo Anggota DPR Minta Mundur Imbas Rupiah
BeritaAnggota Komisi XI DPR Primus Yustisio menyoroti anomali ekonomi Indonesia saat rapat kerja dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta Senin. Primus menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi mencapai 5,61 persen namun nilai tukar rupiah terus anjlok ke level rekor terendah terhadap dolar AS....
【Berita】
Baca SelengkapnyaChina Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
BeritaDalam persaingan memperluas jaringan mitra dagang ke berbagai kawasan seperti Asia, Afrika, Eropa, hingga Amerika Latin, muncul pertanyaan besar mengenai negara mana yang lebih dominan menjalin hubungan perdagangan global di tengah ketegangan geopolitik dan perang tarif. Mengutip data Direction of Trade Statistics dari Dana Moneter Internasional (IMF), kebangkitan perdagangan global setelah berakhirnya Perang Dingin menunjukkan demokrasi liberal dan pasar terbuka berkembang di banyak bekas negara blok Soviet, sementara pusat perdagangan global masih bertumpu pada pasar konsumen AS....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIsrael Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
BeritaFasilitas militer rahasia di Suriah yang disebut telah beroperasi sejak lama sebelum konflik besar antara Amerika Serikat dan Iran memicu kemarahan sejumlah pejabat keamanan. Laporan dari The New York Times mengungkap keberadaan pangkalan tersebut setelah seorang warga sipil bernama Awad ditemukan tewas secara misterius....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Al Ghazali Jadi Ayah, El Rumi: Dulu Panggil Kakak
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
- Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
Artikel Terbaru
Harta Nadiem Terancam Disita Jika Gagal Bayar Rp5,6 Triliun
Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China
Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
Evo Morales Terancam Ditangkap Usai Mangkir Sidang
Tautan Sahabat
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- Purbaya Lantik 8 Pejabat Baru, Ingatkan Tanggung Jawab
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
- Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- Jaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk